Mas Qo'qo' Tersenyumlah Ketika Anda Direndahkan

Sifat Terpuji Nabi Ismaill

3 min read

sifat terpuji nabi ismail

Assalamu’alaikum sobat masqoqo.com, pada kesempatan kali ini kami akan membagikan sebuah pembahasan mengenai sifat terpuji nabi Ismail. Nabi Ismail ini dikenal karena kisahnya, dia rela disembelih atas perinatah allah melalui mimpi sang ayahnya.

Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!” Ia menjawab: “Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar”. (Surah Al-Saffat ayat 102)

Baca Juga: Doa Masuk Masjidil Haram

Sedikit Mengenai Nabi Ismail

Mari kita simak sedikit mengenai nabi Ismail :

Penduduk Pertama Kota Mekkah

Ibnu Katsir dalam bukunya Kisah Para Nabi mengatakan bahwa Nabi Ismail yairtpenduduk pertama kota Mekkah. Ia hijrah dari Palestina bersama ibunya atas perintah Allah SWT melalui ayahnya, Nabi Ibrahim AS.

Siti Hajar hijrah ke kota Mekkah sejak kelahiran Ismail As, dia hidup bersama putranya di tengah gurun yang gersang dan tandus dan tiidak ada seorang pun yang lain di sana.

Diceritakan dalam 25 Nabi dan Rasul karangan Irsyad Zulfahmi, tempat yang ditinggali Siti Hajar bersama Ismail AS sangat tandus tidak ada tumbuh-tumbuhan maupun air yang mengalir.

Sebagai ayah, Nabi Ibrahim AS terus berdoa untuk keselamatan putra dan istrinya yang ditinggalkan sendiri di kota Mekkah.

Sejarah Sa’i dan Munculnya Zamzam

Pada suatu ketika, Siti Hajar dan Ismail AS kehabisan bekal lalu Ismail AS kecil terus menangis karena kehausan, akhirnya Siti Hajar pun pergi mencari air.

Berlarilah dia ke bukit Shafa dengan penuh harap ada air di sana, akan tetapi hanya bebatuan kering yang dia temukan. Kemudian, pergilah ia ke bukit Marwah, akan tetapi tidak ada air yang ia dapati juga.

Sampai akhirnya Siti Hajar berlari dari bukit Shafa ke bukit Marwah sebanyak tujuh kali. Namun, tidak mendapatkan sumber air sedikitpun. Akhirnya dengan sangat lelahnya, ia kembali menemui Ismail AS.

Peristiwa Siti Hajar mencari air dengan lari sebanyak tujuh kali dari bukit Shafa ke bukit Marwah menjadi sejarah munculnya Sa’i dalam ibadah haji.

Allah SWT berfirman dalam Surat Al-Baqarah ayat 158, yang berbunyi :

۞ إِنَّ ٱلصَّفَا وَٱلْمَرْوَةَ مِن شَعَآئِرِ ٱللَّهِ ۖ فَمَنْ حَجَّ ٱلْبَيْتَ أَوِ ٱعْتَمَرَ فَلَا جُنَاحَ عَلَيْهِ أَن يَطَّوَّفَ بِهِمَا ۚ وَمَن تَطَوَّعَ خَيْرًا فَإِنَّ ٱللَّهَ شَاكِرٌ عَلِيمٌ

Artinya:

“Sesungguhnya Shafaa dan Marwa adalah sebahagian dari syi’ar Allah. Maka barangsiapa yang beribadah haji ke Baitullah atau berumrah, maka tidak ada dosa baginya mengerjakan sa’i antara keduanya. Dan barangsiapa yang mengerjakan suatu kebajikan dengan kerelaan hati, maka sesungguhnya Allah Maha Mensyukuri kebaikan lagi Maha Mengetahui.”

Ismail AS terus menangis. Lalu Allah SWT menurunkan mukjizatnya melalui malaikat Jibril. Ketika itu Ismail AS menghentakkan kakinya ke padang pasir. Lalu keluarlah sebuah mata air yang sangat jernih airnya.

Mata air itulah yang disebut air Zamzam. Hingga saat ini, sumber air Zamzam masih terus mengalir. Para jamaah haji biasa membawa air Zamzam saat menunaikan ibadah di sana.

Perintah untuk Berkurban

Saat Nabi Ismail AS menginjak dewasa, ayahnya bermimpi mendapat perintah untuk menyembelihnya. Akhirnya, datanglah ia menemui Ismail AS dan menceritakan mimpinya itu.

Nabi Ismail AS dengan penuh ketaatannya kepada Allah SWT, ia meyakinkan ayahnya untuk menjalankan apa yang diperintahkan dalam mimpinya itu.

Allah SWT berfirman dalam Q.S Ash-Shaffat ayat 102,

فَلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ ٱلسَّعْىَ قَالَ يَٰبُنَىَّ إِنِّىٓ أَرَىٰ فِى ٱلْمَنَامِ أَنِّىٓ أَذْبَحُكَ فَٱنظُرْ مَاذَا تَرَىٰ ۚ قَالَ يَٰٓأَبَتِ ٱفْعَلْ مَا تُؤْمَرُ ۖ سَتَجِدُنِىٓ إِن شَآءَ ٱللَّهُ مِنَ ٱلصَّٰبِرِينَ

Artinya: “Maka tatkala anak itu sampai (pada umur sanggup) berusaha bersama-sama Ibrahim, Ibrahim berkata: “Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!” Ia menjawab: “Hai bapakku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; Insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar.”

Saat ia (Ibrahim) membaringkan putranya yang siap untuk disembeli dan keduanya tunduk serta berserah diri kepada kehendak Allah SWT, maka digantikanlah Nabi Ismail AS dengan seekor sembelihan yang besar.

Itulah kisah Nabi Ismail AS sebagai sejarah munculnya perintah haji dan kurban. Kesalehan Nabi Ismail AS kepada kedua orangtuanya serta perintah Allah SWT dapat kita jadikan suri tauladan.

Sifat Terpuji Nabi Ismail

Simak pembahasan teman di bawah ini:

Ikhlas dan Tawakal

Dengan perasaan ikhlas Nabi Ismail as rela mengorbankan nyawanya demi melaksanakan perintah Allah SWT.

Nabi Ibrahim as dan Nabi Ismail as melaksanakan perintah Allah. Semua yang dilakukan oleh mereka karena perintah Allah sehingga hati mereka menjadi ikhlas.

Dan buah keikhlasan tersebut Allah menggantikan Ismail yang akan disembelih dengan seekor domba.

Taat Serta Hormat Kepada Sang Ortu

Nabi Ismail as selalu taat dan hormat kepada kedua orang tuanya. Misalnya ketika Nabi Ibrahim as menceritakan mimpinya, bahwa beliau mendapat perintah Allah untuk menyembelihnya, Nabi Ismail as. Mematuhinya atau menyuruh ayahnya untuk menyembelih dirinya.

Taat Kepada Allah SWT

Nabi Ismail a.s selalu taat kepada semua perintah Allah, walaupun itu sangat berat untuk dilaksanakan.

Misalnya, ketika akan disembelih oleh Nabi Ibrahim a.s. Atas perintah Allah, Nabi Ismail dengan ikhlas menerimanya.

Bekerja Keras

Ismail adalah anak yang gemar dan ikhlas membantu ayahnya, hal ini ia lakukan dimana saat pembangunan Ka’bah sebagai tempat peribadatan. Diajaknya anak-anak muda untuk bersama-sama membangun Ka’bah.

Penutup

Semoga artikel saya tentang sifat terpuji nabi ismail ini bermanfaat bagi anda semua yang sudah membaca artikel masqoqo.com, apabila ada kesalahan kata-kata tolong di maafkan. Jangan lupa di share ke teman-teman, supaya bertambah wawasannya dan jangan lupa juga di coment agar saya bisa intro peksi diri, cukup sekian dan terimakasih telah berkunjung di web masqoqo.com jangan lupa suport ya agar terus maju berkembang.

Mas Qo'qo' Tersenyumlah Ketika Anda Direndahkan

Doa Menjenguk Orang Sakit

Mas Qo'qo'
1 min read

Doa Melihat Ka’bah

Mas Qo'qo'
2 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!