127

Sejarah Pagar Nusa

Halo Gaes, kali ini kami dari masqoqo.com akan berbagi sedikit ilmu tentang sejarah pencak silat Pagar Nusa.

Nah, dilingkungan Pesantren NU (Nahdlatul ‘Ulama), terdapat banyak aliran silat baik aliran silat dari Jawa Timur, Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten, silat Betawi dan lain sebagainya. Oleh karena itu untuk menyatukan semua aliran tersebut di bentuklah Pagar Nusa.

Karena sebagai wadah perkumpulan pencak silat yang masih dalam naungan NU. Wadah ini juga tetap membuka keragaman dan memberi keluasaan pada tiap-tiap perguruan untuk mengembangkan diri. Artinya walupun ada perbedaan namun tetap satu saudara.

Saya mulai langsung ya Gaes.

Sejarah Berdirinya Pagar Nusa

sejarah pagar nusa

nu.or.id

Ikatan pencak silat dari NU yaitu Pagar Nusa, sebagai badan otonom Nahdlatul Ulama yang bertugas menggali, mengembangkan dan melestarikan pencak silat Nahdlatul Ulama sebagai warisan wali songo.

Nah, berawal dari sebuah perhatian dan keprihatinan tentang surutnya dunia persilatan di pelataran pondok pesantren. Padahal juga waktu awalnya pencak silat merupakan kebanggaan yang menyatu dengan kehidupan dan kegiatan pondok pesantren.

Karena tanda-tanda kesurutan antara lain; Hilangnya peran pondok pesantren sebagai pedepokan pencak silat. Pada awalnya pondok pesantren bisa di ibaratkan sebagai sentral kegiatan pencak silat.

Nah, Ulama atau Kyai pondok pesantren selalu melengkapi dirinya dengan pencak silat. Khususnya aspek buat tenaga dalam atau karomah yang di padu dengan beladiri. Pada waktu itu seorang menjamurnya perguruan pencak silat yang lahir seperti jamur di musim penghujan.

Dengan segala ke aneka ragaman, baik di lihat dari segi agama, aqidah maupun kepercayaannya. Satu sama lain juga harus bersikap tertutup menganggap dirinya yang paling baik kuat dan baik. Kebanyakan juga bersifat lokal sehingga tubuhnya menjamurdan dan berguguran setelahnya.

Nah, keadaan yang demikian mendorong para Ulama pimpinan pondok pesantren. Pendekar serta tokoh-tokoh pencak silat musyawarah khususnya silat NU pada tanggal 12 Muharram 1406M, bertepatan pada tanggal 27 September 1985M.

Lalu berkumpulah para Ulama dan pendekar di pondok pesantren Tebu Ireng khusus mengurus pencak silat Nadhlatul Ulama. Musyawarah tersebut di hadiri oleh tokoh-tokoh pencak silat dari Pasuruan, Kediri, Jombang, Ponorogo dan Nganjuk.

Nah, pada musyawarah tersebut di sepakati antara lain  membentuk Ikatan pencak silat NU disingkat (IPS NU). Musyarawarah berikutnya di adakan di pondok Lirboyo, Kediri, Jawa Timur dan meminta PWNU Jatim mengirim untuk mengikuti pertemuan di Lirboyo pada tanggal 3 Januari 1984 dan untuk pertemuan berikutnya tetap di adakan di tempat yang sama.

Lanjutan Artikel

Hadir di dalam musyawarah tersebut para tokoh pencak silat antara lain dari Jombang, Pasuruan, Kediri dan Nganjuk. Utusan dari PWNU Jatim yaitu K.Bukhori Susanto (Lumajang) dan K.Suharbillah SH.LLT dari Ponpes An-Najiyah sidosermo Surabaya.

Nah, dalam musyawarah tersebut disepakati susunan pengurus harian Jatim merupakan embrio pengurus pusat, sebagaimana berikut contoh dibawah ini :

Ketua umum ; K.HAgus Maksum Djauhari

Sekretaris ; Drs.H.Fuad Anwar

Ketua harian ; K.H.Drs.Abdur Rahman Utsman

Ketua l ; H.Suharbilah SH.LLT

Sekretaris ; Drs.H.Fuad Anwar

Sekretaris l ; Drs.H.Kuncoro

Sekretaris ll ; Ashar Lamro

Nama yang di sepakati adalah Ikatan Pencak silat NU di singkat IPS NU. Pada saat Audiensi dengan Pengurus Wilayah NU Jatim di usulkan nama oleh K.H Anas Thohir selaku pengurus wilayah NU di Jatim adalah Ikatan pencak silat NU Pagar Nusa yang mempunyai kepanjangan Pagar NU dan Bangsa.

Nama tsb di ciptakan oleh K.H Mudjib Ridlwan dari Surabaya,putra dari K.H Ridlwan Abdullah pencipta lambing NU.Simbol terdiri dari segi lima warna dasar hijau,di dalamnya ada bola dunia dan di depannya ada pita bertulis Logo La Gholiba illabillah dgn arti tiada yang menang kecuali mendapat pertolongan dari Allah.Di lengkapi dengan bintang sembilan dan trisula (di kalangan NU di kenal dgn nama cabang)sebagai symbol pencak silat.Lambang tsb di usulkan oleh H.Suharbillah.SH.LLT.Disempurnakan dan di rubah menjadi segi lima oleh peserta musyawarah III di Ponpes Tebuireng Jombang.K.H Sansuri Badawi sebagai sesepuh dan penasehat yang sempat hadir dalam musyawarah tsb menandaskan bahwa ;

             Logo yang berbunyi       ; Laa Gholiba illallah  di pertahankan

             Tetapi di rubah menjadi ; Laa Gholiba illa billah.

       Untuk membentuk Susunan Pengurus tingkat Nasional PBNU membuat Surat Pengantar kesediaan di tunjuk sbg Pengurus,Surat pengantar tsb di tanda tangani oleh Ketua Umum PBNU K.H Abdurrahman Wahid,dan Rais Aam K.H Ahmad Siddiq.Insya Allah tanda tangannya K.H Ahmad Siddiq merupakan tanda tangan yang terakhir.

Lanjutan Artikel

       Lembaga pencak silat NU memenuhi tuntutan organisasi mengadakan Munas I yang di adakan di Ponpes Zainul hasan Genggong Kraksaan Probolinggo Jatim.

Surat kesediaan di tempati di tanda tangani oleh K.H Saifurrizal, Insya Allah merupakan tanda tangan beliau yang terakhir.Penentuan tgl pelaksanaan Munas I di tentukan oleh Kyai sendiri yaitu tgl 20-23 September 1991.

Ternyata tgl tsb adalah 100 hari wafat beliau. Sehingga waktu pembukaan di adakan Tahlil terlebih dahulu.Sesuai dgn hasil Muktamar NU di Cipasung, Lembaga pencak silat NU Pagar Nusa berubah status dari Lembaga menjadi Badan Otonom, sehingga namanya menjadi; Ikatan Pencak Silat NU Pagar Nusa.

Sekitar tahun 1990-an, mulai diperkenalkan pada seluruh Kabupaten/Kotamadya yang ada di Propinsi Jawa Timur. Khususnya di Kabupaten Sidoarjo atau yang dikenal sebagai kota udang. Sejak diperkenalkan, Pagar Nusa merupakan salah satu organisasi pencak silat yang dapat di perhitungkan terutama dalam bidang prestasi. Tidak hanya itu, Pagar Nusa juga menjadi salah satu ikon penting

Penutupan

Baca Juga : Sejarah Tapak Suci
Demikian semoga artikel saya tentang Sejarag Pagar Nusa ini bermanfaat bagi anda semua. Yang telah membaca artikel masqoqo.com, apabila ada kesalahan kata-kata tolong di maafkan.
Jangan lupa di share ke teman-teman. Supaya bertambah wawasannya dan jangan lupa juga di coment agar saya bisa intro peksi diri.
Cukup sekian dan Terima kasih telah berkunjung di web masqoqo.com jangan lupa suport ya agar terus maju berkembang.

Show Comments

No Responses Yet

Leave a Reply