Mas Qo'qo' Tersenyumlah Ketika Anda Direndahkan

Puisi Tentang Matahari

6 min read

Puisi Tentang Matahari

Hai Guys, kali ini masqoqo.com akan membahas contoh puisi tentang matahari. Puisi adalah sebuah karya sastra yang tertulis dimana isi dari puisi ini ialah sebuah tuangan dari perasaan seorang penyair. Kemudian juga menggunakan bahasa yang bermakana semantis dan mengandung rima, irama dan rima dan rangkaian lirik dan baitnya.

Nah, ada juga yang menyebutkan puisi adalah salah satu karya sastra dimana isi dari puisi ini mengandung ungkapa kata-kata. Puisi juga mempunyai makna kiasan dan penyampainnya disajikan dengan irama, rima, larik dan bait, dengan gaya bahasa yang diserasikan,

Apa Itu Puisi?

apa itu puisi

Puisi adalah karya sastra berisi tanggapan serta pendapat penyair mengenai berbagai macam hal. Pemikirin ini kemudian juga dituangakkan dengan menggunakan bahasa-bahasa apik serta mempunyai struktur dan fisik khas penyair.

Nah, pemikiran penyair ini dituliskan dengan menggunakan beragam pemilihan kata yang amat indah hingga dapat memikat para pembaca. Puisi ini juga memiliki nilai estetika yang berbada-beda bergantung penulis puisi, karena setiap penyair biasanya mempunyai ke khasan dalam menulis puisinya.

Definisi Puisi Menurut Para Ahli

Di dalam sejarah puisi, sudah ditemukan beberapa pakar yang benar-benar memahami arti dan makan sebenarnya  dari sebuah puisi, berikut contoh penjelasan dibawah ini.

Umberto Eco

Umberto berkata : Puisi bukanlah masalah perasaan, melainkan masalah bahasa. Ini adalah bahasa yang menciptakan perasaan. 

James Reevas

James berkata : Puisi adalah ekspresi bahasa yang kaya dan penuh daya tarik.

Usman Awang

Usman Awang berkata : Puisi bukanlah suatu nyanyian orang putus asa yang mencari ketenangan dan kepuasan dalam puisi yang ditulisnya.

Sumardi

Sumardi berkata : Puisi adalah sebuh karya sastra yang ditulis dengan bahasa yang dipersingkat, dipadatkan dan diberi irama serta menggunakan kata-kata kiasan atau imajinatif.

Theodore Watts – Dunton

Theodore berkata : Puisi adalah suatu ekspresi yang konkrit dan memiliki sifat aristik yang berasal dari pemikiran manusia menggunakan bahasa emosionalnya yang berirama.

Sejarah Puisi

Puisi telah menghiasi dunia sastra sejak dahulu. Bahkan puisi sudah dituliskan dalam kitab-kitab suci kuni.

Di India misalnya, pada (1700-1200 SM) ditemukan banyak karya kuno dari Veda India dan Zoroaster’s Gathas (1.200-900 SM) ke Odyssey (800-675 SM), tampaknya telah disusun dalam bentuk puisi untuk membantu menghafal dan lisan, dalam prasejarah dan masyarakat kuno.

Puisi muncul di antara catatan-catatan paling awal kebudayaan paling melek huruf, dengan puitis fragmen-fragmen yang ditemukan pada awal monolit, runestones, dan stelae.

Puisi di Barat

Puisi yang tertua adalah Epos Gilgames, dari milenium ke-3 SM di Sumeria (di Mesopotamia, sekarang Irak), yang ditulis dalam naskah tulisan kuno berbentuk baji pada tablet tanah liat dan, kemudian, papirus.

Puisi epik kuno lainnya termasuk Yunani epos Illiad dan Odyssey, Old Iran buku-buku yang Gathic dan Yasna Avesta, epik nasional Romawi, Virgil Aeneid, dan India epos Ramayana dan Mahabharata.

Upaya para pemikir kuno untuk menentukan apa yang membuat puisi khas sebagai bentuk, dan apa yang membedakan puisi yang baik dari buruk, mengakibatkan dalam “puisi”-studi tentang estetika puisi.

Masyarakat kuno, seperti Cina melalui Shi Jing, salah satu dari Lima Klasik Konfusianisme, dikembangkan kanon dari karya-karya puitis yang ritual serta pentingnya estetika.

Puisi yang mencatat peristiwa bersejarah dalam epos, seperti Gilgames atau Firdausi’s Shahnameh, berbentuk panjang dan narasi, sementara puisi yang digunakan untuk keperluan liturgi (lagu pujian, mazmur, suras, dan hadis-hadis) cenderung memiliki inspirasi nada, sedangkan elegi dan tragedi yang dimaksudkan untuk menimbulkan tanggapan emosional yang dalam.

Konteks lain adalah termasuk nyanyian Gregorian, formal atau diplomatik pidato, retorika politik dan makian, cahaya-hati pembibitan dan omong kosong sajak, dan bahkan teks-teks kedokteran.

Perkembangan Puisi di Indonesia

Di Indonesia juga terdapat karya sastra kuno milik kerajaan-kerajaan. Tulisan-tulisan tersebut biasanya dalam bahasa sansekerta ataupun dalam tulisan jawa kuno. Naskah puisi kuno biasanya dinyanyikan.

Seiring perkembangan zaman, Indonesia mulai memiliki sastrawan yang terkenal dengan karya puisinya seperti Buya Hamka , Chairil Anwar, Taufik Ismail, dan lainnya.

Puisi di Indonesia juga bermacam tema termasuk untuk kritik politik ke pemerintahan pada saat itu. Dan kritik melalui puisi pada saat itu cukup berpengaruh.

Indonesia memiliki sastrawan dan penyair yang terkenal dari generasi ke generasi. Setiap generasi memiliki perbedaan ciri khas berdasarkan tema yang diangkat dalam seriap karya sastra.
Perbedaan ini dipengaruhi oleh keadaan sosial politik bangsa indonesia saat itu.
Dengan terjadinya pergeseran kekuasaan politik dari tangan Soeharto ke BJ Habibie lalu KH Abdurahman Wahid (Gus Dur) dan Megawati Sukarnoputri, muncul wacana tentang Sastrawan Angkatan Reformasi.

Munculnya angkatan ini ditandai dengan maraknya karya-karya sastra, puisi, cerpen, maupun novel, yang bertema sosial-politik, khususnya seputar Reformasi.

Sastrawan Angkatan Reformasi merefleksikan keadaan sosial dan politik yang terjadi pada akhir tahun 1990-an, seiring dengan jatuhnya Orde Baru.

Proses reformasi politik yang dimulai pada tahun 1998 banyak melatar belakangi kelahiran karya-karya sastra puisi, cerpen, dan novel  pada saat itu. Bahkan, penyair-penyair yang semula jauh dari tema-tema sosial politik, seperti Sutardji Calzoum Bachri, Ahmadun Yosi Herfanda dan Acep Zamzam Noer, juga ikut meramaikan suasana dengan sajak-sajak sosial-politik mereka.

Dan kini, sajak- sajak berbau politik kian menjamur. Para penulis muda juga bermunculan. Selain itu do era digital ini sangat mudah menemukan puisi di internet dan sosial media. puisi tentang matahari

Jenis-Jenis Puisi

Ada 2 jenis puisi lama dan puisi baru, mari simak teman-teman : puisi tentang matahari

Jenis Puisi Lama

Puisi lama adalah salah satu jenis karya satra puisi yang masih ada di dalam aturan-aturan seprti rima, jumlah baris, sajak dan lain sebagainya. Berikut macam-macam jenis puisi lama.

1. Pantun

Walaupun pantun merupakan salah datu dari jenis puisi lama, namun ke populerannya masih terjaga sampai saat ini.

Pantun adalah jenis puisi lama yang masih populer sampai saat ini. Ciri-cir pantun adalah bersajak a-b-a-b dan terdiri dari 4 baris. 2 awal adalah sampiran dan dua baris akhir adalah isi pantun.

2. Karmina

Karmina ialah jenis puisi lama yang hampir sama seperti pantun, hanya saja karmina lebih pendek. Karmina terdiri dari 2 baris saja, baris pertama adalah sampiran, lalu baris kedua adalah isi pantun.

3. Mantra

Nah, Mantra merupakan salah satu jenis puisi lama dimana ciri khasnya terdiri dari ucapan-ucapan yang dianggap memiliki kekuatan gaib. dapat dipercaya memiliki kekuatan magis untuk keprluan ritual atau pengobatan.

4. Gurindam

Gurindam merupakan puisi lama dimana setiap baitnya terdiri dari 2 baris dengan sajak a-a-a-a yang sama. Umumnya isi pada gurindam ini adalah sebuah cerita.

5. Syair

Sampai saat ini syair masih banyak dikenal oleh masyarakat-masyarakat pada umumnya. Walaupun syair ini merupakan puisi lama, namun hingga saat ni tidak sedikit diberbagai tempat mengadakan lomba syair terbaik.

Syair adalah salah satu dari jenis-jenis puisi lama yang terdiri dari 4 baris disertai sajak a-a-a-a. Syair termasuk kategori puisi bebas yang masih sering ditulis sampai saat ini, sebagai wujud ekspresi sang penyair.

6. Talibun

Talibun merupakan janis pantun genap yang umumnya  terdiri dari 6 baris, 8 baris atau bahkan 10 baris sekalipun. Asalkan jumlah pada barisnya lebih dari 4 baris seperti pantun pada umumnya.

7. Seloka

Seloka merupakan jenis puisi lama menyerupai pantun yang saling berkaitan. Karya sastra ini berasal dari Melayu. Umumnya ditulis sebanyak 2 baris 4 baris bahkan sampai 6 baris.

Jenis Puisi Baru

Puisi modern adalah jenis karya sastra yang lebih bebas dibandingkan puisi lama. Karena puisi modern tidak terikat pada aturan-aturan seperti sajak, rima, bait, dan sebagainya. Berikut dibawah ini macam-macam jenis puisi baru.

1. Kuatren

Kuatren merupakan jenis puisi baru yang masing-masing baitnya terdiri dari 4 baris atau disebut juga dengan istilah puisi empat seuntai.

2. Dystonia

Atau distikon meripakan salahsatu jenis puisi baru yang memuat sajak dari dua baris kalimat dimana tiap baitnya beritma a-a.

3. Stanza/Oktaf

Oktaf atau stanza merupakan jenis puisi baru dimana masing-masing baitnya terdiri dari 8 baris atau biasa disebut dengan istilah puisi delapan seuntai.

4. Sekstet

Sekstet merupakan janis puisi baru dimana masing-masing baitnya terdiri dari 6 baris atau biasa disebut dengan istilah puisi enam seuntai.

5. Septima

Septima merupakan jenis puisi baru dimana masing-masing baitnya terdiri dari 7 baris atau biasa disebut dengan istilah puisi tujuh seuntai.

6. Kuint

Merupakan jenis puisi baru yang masing-masing baitnya terdiri dari 5 baris atau disebut juga dengan istilah puisi lima seuntai.

7. Soneta

Soneta merupakan jenis puisi baru yang terdiri dari 14 baris yang dibagi menjadi 2, diamna 2 bait pertama masing-masing 4 baris dan 2 bait masing-masing 3 baris.

8. Terzina

Terzina merupakan jenis puisi baru yang pada masing-masing baitnya terdiri dari 3 baris atau disebut juga dengan istilah puisi tiga seuntai.

9. Romansa

Romansa adalah jenis puisi modern yang bercerita tentang isi dan luapan perasaan cinta kasih seseorang. Pada intinya, puisi romansa atau romance berisi tentang cerita cinta dan romantisme.

10. Elegi

Hampir sama seperti bernyanyi rohani, Elegi merupakan jenis puisi modern yang merupakan lagu atau puisi yang mengandung kesedihan dan ekspresi, terutama dalam hal kesedihan, kehilangan ataupun kematian.

11. Balada

Balada adalah jenis puisi modern yang mengisahkan sebuah cerita atau riwayat tertentu yang sedih dan mengharukan. Terkadang balada dinyanyikan atau ditampilkan dalam bentuk dialog.

12. Epigram

Epigram adalah jenis puisi modern yang isinya bercerita tentang tuntunan atau ajaran hidup. Banyak pelajaran hidup yang bisa dipetik dari isi kandungan epigram ini.

13. Ode

Ode adalah salah satu dari sekian ban ODeyak puisi modern dimana liriknya berisikan tentang sanjungan terhadap orang yang berjasa dengan nada-nada yang agung dan tema yang formal

14. Satire

Satire adalah jenis puisi baru yang berisi sindiran atau keritik pada kelompok atau seseorang. Satire biasanya menggunakan aya bahasa dalam bentu ironi, sarkasme, atau parodi.

15. Bernyanyi Rohani

Bernyanyi Rohani adalah jenis puisi modern yang merupakan lagu atau puisi yang mengandung kesedihan dan ekspresi, terutama dalam hal kesedihan, kehilangan ataupun kematian.

Contoh Puisi Tentang Matahari

Mari simak contoh puisi tentang matahari dibawah ini :

Matahari di Tengah Rimba

Mungkin ada di antara kita, yang pernah menyusuri rimba. Mendengar desau daunnya, menghirup aroma khasnya.

Ketika matahari berada di puncak, cobalah berbaring di antara pepohonan. Dan lihatlah, betapa birunya langit membentang. Betapa putihnya awan gemawan. Terang benderang disinari sang matahari.

Matahari di Rimba
Semilir angin sepoi-sepoi
Menelisik di antara daun
Rebahkan badan di antara rimbun
Hutan rimba penuh pohon.Lihat langit cerah birunya
Angin mengarak mega-mega
Putih bergulung-gulung di sana
Betapa indahnya alam semesta.

Kulihat matahari di rimba
Muncul antara daun menyela-nyela
Berkas cahaya jatuh ke wajah
Sentuhan alam penuh makna.

Bersinarlah Terang

Wahai matahariku
Bersinarlah terang
Jangan terlalu sendu
Kuingin bermain riang.

Oh sang surya
Moga cepat bercahaya
Jangan lama bermendung
Usah biarkan gelap merundung.

Matahariku

Kamu matahariku. Dikirim Tuhan untuk menolongku. Saat aku kegelapan, kau datang membawa harapan.

Kau Matahariku

Engkau adalah matahariku
Bintang besar pemberi cahaya
Saat hati kelam dan pilu
Kau beri aku rasa bahagia.

Datangmu adalah harapan
Agar cerah masa depan
Kasihmu menyembuhkan
Ingin diriku dalam dekapan.

Tetapi siapa-lah aku
Bagi seorang dirimu
Aku hanya satu bintang
Di antara berjuta bintang-bintangmu.

Ah, puisi di atas memang agak ironis. Bukan puisi alam maupun puisi romantis.

Coba kita buat lagi satu puisi matahariku yang mungkin cukup romantis.

Matahariku, Bintangku
Cobalah engkau pandang
Matahari di waktu pagi
Saat muncul di petang
Sama indahnya tak terperi.Matahari penuhi Bumi
Dengan cahaya terang benderang
Tak kenal lelah ataupun letih
Lebih indah ketika petang.

Satu lagi puisi tentang matahariku.

Bila Tanpamu
Lihatlah indahnya alam,
Matahari di waktu siang,
Gemuruh ombak di lautan,
Atau gemintang ketika malam.Semua keindahan itu
Belum sempurna tanpamu
Andaikan engkau disisiku
Cintaku akan semakin biru.

Puisi Matahari Bersinar

Bermain jauh ke alam desa
Melihat padi di hamparan sawah
Udara segar amat terasa
Di antara pemandangan indah.

Matahari telah bersinar
Menerangi jagad raya
Para petani berbinar-binar
Jiwa raga rasa sentosa.

Alangkah indah alam ini
Dan semua di bawah matahari
Warna hijau terlihar permai
Hati ini terasa damai. puisi tentang matahari

Penutup

Semoga artikel saya ini contoh puisi tentang matahari bermanfaat bagi anda semua yang sudah membaca artikel masqoqo.com, apabila ada kesalahan kata-kata tolong di maafkan. Jangan lupa di share ke teman-teman, supaya bertambah wawasannya dan jangan lupa juga di coment agar saya bisa intro peksi diri, cukup sekian dan terimakasih telah berkunjung di web masqoqo.com jangan lupa suport ya agar terus maju berkembang.
Mas Qo'qo' Tersenyumlah Ketika Anda Direndahkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!