1
100

√13+Kumpulan Puisi Cinta Sejati Terbaru 2019 yang Menyentuh Hati Anda

Halo Sobatku semua yang dari Jawa Tengah hingga luar Jawa, pada kesempatan kali ini masqoqo.com sedikit berbagi ilmu artikel tentang puisi cinta sejati. Tidak semua orang pandai dalam merangkai kata-kata indah untuk dijadikan sebuah puisi.

Nah, puisi cinta ini merupakan kumpulan karya singkat tentang cinta. Berbagai macam karya yang anda bisa temukan puisi cinta artikel ini. Apakah anda termasuk orang yang suka menyembunyikan perasaan kepada orang yang anda suka? Kemungkinan besar iya.

Puisi cinta pendek atau puisi romantis ini bisa kamu pakai buat mewakali perasaanmu. Sudahlah tenang saja, kamu tidak sendiri kok. Terkadang juga seseorang perlu meminjam kata-kata orang lain.

Oke Sobatku semua tolong sebelum dimulai  simak artikel saya dengan baik-baik ya, supaya paham dan tidak ada salah pemahaman.

Puisi Cinta Romantis

puisi cinta romantis

pexels.com

Puisi cinta sejati romantis ini adalah puisi yang sering sekali dibawakan dalam acara-acara sastra. Nah, inilah contoh puisi romantis yang bisa anda jadikan sebagai referensi dalam membuat sebuah puisi.  Berikut ini masqoqo.com mau berbagai puisi tentang cinta sejati yangg bisa anda kirimkan kepada pasangan.

1. Artinya Cinta

“Hari dimana kita bertemu, sementara akan berhenti
Rasa kuatir dan ragu bersama keadaanku yang selalu berusaha
Berdiri
Dihapanmu yang tak ulang sendiri

Berlalu dan tak termasuk dalam waktu
Ketenangan yang bisa kudapat dalam matamu
Selalu berperan disetiapku lihat keindahan

Jika tersedia satu permintaan saja
Ku inginkan memengaruhi semua
Menjadi kebagiaan
Agar kamu paham bagaimana berartinya dirimu bagiku.”

2. Cinta Seperti Air

“Cinta itu seperti air
Mengalir buat menyegarkan,
Bukan untuk menghanyutkan
Apalagi menenggelamkan

Cinta itu seperti matahri
Bukan membakar bara,
Tapi menyinari rona
Mengilhami dan menghidupkan

Cinta itu seperti angin
Mengalun lembut ke sela-sela lubuk hati
Menciptakan sejuk yang sejati
Meniup sedih luka dalam hati
Sampai hilang tiada kembali

Cinta itu seperti hujan
Jatuh buat menumbuhkan
Meresap sampai ke akar-akar hati
Agar tumbuh rimbun kebaikan-kebaikan

Cinta itu seperti cahaya
Terang lagi menghangatkan,
Bukan pedih menyedihkan
Bukan terik menyilaukan

Cintu itu seperti aku
Untuk kamu,
Wahai pujaanku.”

3. Akuilah Cinta

“Kita berdua harus tau
Kita berdua harus percaya
Bahwa rasa itu tumbuh sangat lama
Dan bernaung di dalam lubuk hati
Menunggu detik supaya mewujudkannya
Menjadi kalimat, kata, lalu suara

Aku tidak terlalu peduli
Jika ruang harus menyekat cinta
Aku terus mencoba menyeru kepada detik
Supaya temukan kita di ujung hari

Aku tidak peduli meski dibulan tak berbulan sekalipun
Ruang masih saja menyekat cinta
Dan aku masih saja mencoba menyeru kepada detik
Supaya temukan kita di serambi taman surga

Aku tidak peduli
Bila langit menggulung mendungnya
Menghujan bumi dengan ribuan bintik
Lalu laut mengamuk menyapu karang yang tegar

Tanah terkuak menenggelamkan harapan-harapan besar
Dan akhirnya Tuhan menyeru kepada malaikat maut
Untuk bertebaran menyayat ribuan jiwa

Selelah apapun mataku mencari wujudmu
Selelah apapun telinga meraba udara mencari suaramu
Selelah apapun kaki berjalan, mengukir jejak bayangmu

Apapun yang kamu lakukan
Bagaimanapun kamu menolaknya
Cinta akan tetap berada disana
Menunggu mengakui keberadaannya

Kamu dan aku tahu itu
Kita begitu berbeda dalam semua
Kecuali dalam cinta

4. Senja itu Indah

Di saat matahari mulai terbenam
Aku melihatmu tersenyum di sampingku
Aku tak berkedip menatap matamu
Karena bagiku, matamu begitu sempurna

Di hari itu
Aku sempat merasakan denyut nadimu
Detakan keras di dalam jantungmu
Harum nafasmu
Dan juga hangat cintamu kepadaku

Kini tentang dirimu kujadikan cerita sebelum tertidur
Ku jadikan bayang-bayang kerinduan sebelum terlelap
Dan ku jadikan pelabuhan di setiap alam mimpi
Hati ini, hidup ini dan jiwa ini.”

5. Sejatinya Cinta

“Cinta sejati itu bisa diukir dari seberapa dalam kalian terjatuh
Dilihat dari seberapa rendah kalian bersedia untuk merangkak
Agar kalian bisa simpan dalam etalase cinta sejati

Semua itu tergantung dari keinginan dalam diri
Untuk saling memahami
Untuk saling berbagi

Dan untuk saling mempercayai
Tanpa paksaan, tanpa motif, dan tanpa prasangka
Semua mengalir indah dan mudah.”

6. Menulis Cinta

“Dapatkah saya menulis cinta untukmu?
Mengguratkan sejuta warna
Yang sanggup membut kamu indah..

Dapatkah saya menulis cinta untukmu?
Seperti notasi mimpi kupu-kupu
Bersayap biru,
Terbang bersama menuju negeri pelangi…

Dapatkah saya menulis cinta untukmu?
Mengisyaratkan lelahku di jalan resah!.”

Baca Juga : Puisi jatuh cinta

Puisi Cinta Tentang Rindu

Apasih rindu? Rindu yaitu sebuah rasa yang dimiliki oleh orang-orang  yang terikat di dallam sebuah perasaan yang saling mengasihi. Karena jarak yang terkdang menjadi penghalang untuk bertemu, biasanya juga akan meninbulkan sebuah kerinduan.

Nah, bagi orang-orang yang sedang dihantui oleh rindu, maka hal yang paling ingin dilakukan ialah bertemu dengan orang yang dirindukan tersebut. Sebagaimana berikut ini contoh isi puisi cinta tentang rindu:

1. Rindu

“Rindu , rindu yang selalu terucap
Entah seberapa sering kata ungkapan itu diucapkan
Menjadi pelampiasan akan jiwa yang terasa kering dan haus
Rindu akan jadi kehadiran jiwamu yang selalu menyinari

Padang gurun hati ini yang semakin rasanya gersang
Bergegaslah kau kembali kesini wahai sayangku
Aku disini sedang merasakan melayang-layang
Tak tentu arah

Ingin ku menggapai kamu
Namun ku tak ingin menjadi bebanmu
Sungguh rasa ini sangat menyiksa
Nyanyianku kini terdengar lirih

Karena melodinya juga kamu bawa pergi
Meski terkadang raga ini tak lagi mampu menopang
Segala terjangan arus kerinduan

Tapi yakinlah wahai pujaan hatiku
Ku akan terus berdiri dengan seluruh tenaga
Ku terus jaga dirimu
Akan selalu ku pertahankan

Kokohnya dinding pertahanan
Benteng kesetian yang kita bangun
Dengan seluruh impian yang kita miliki
Tak akan lelah ku menanti

Akan kembalinya sosok sang pujaan hati
Bidadari yang menjadi penghuni relug hati ini
Sosok yang indah menghiasi kalbu

Tak ada seorang pun yang sebanding buat mengganti artimu
Buliran air hujan yang mengalir
Turun dari langit membasahi bumi

Menjadi teman dalam meratapi
Menjadi teman dalam menyebarkan diri
Akan serangan rindu yang tidak mampu tertahan lagi.”

2. Kerinduan

“Di sekelip cemasku yang sangat mendalam
Terselip kerinduan yang sangat mendalam
Pada gelisahku yang kian gusar
Cemburu di hatiku yang mulai terbakar

Cemas dengan ketiadaanmu
Rindu akan kehadiranmu
Gelisah menanti kedatanganmu
Cemburu tidak menentu

Duhai kau insan tersayang
Jauh pergimu ke tanah seberang
Menyisakan bayangmu dalam bingkai kenang
Akankah engkau segera pulang?

Cemasku membias curiga
Cemburuku kian membara
Sedang rinduku mengharap
Semua itu hanya prasangka

Wahai insan yang tercinta
Bila kamu rasa apa yang kini ku rasa
Ketika tanpamu waktuku berlalu hampa
Adakah kan datang sebuah masa untuk kita kembali.”

Semoga artikel saya tentang puisi cinta sejati ini bermanfaat bagi anda semua yang telah membaca artikel masqoqo.com, apabila ada kesalahan kata-kata tolong di maafkan. Jangan lupa di share ke teman-teman supaya bertambah wawasannya dan jangan lupa juga di coment agar saya bisa intro peksi diri.

Cukup sekian dan Terima kasih telah berkunjung di web masqoqo.com jangan lupa suport ya agar terus maju berkembang.

Show Comments

No Responses Yet

Leave a Reply