Mas Qo'qo' Tersenyumlah ketika direndahkan.

Pengertian Osilator

2 min read

pengertian osilator

Hii teman-teman semua, kali ini masqoqo.com ingin mengulas ilmu tentang pengertian Osilator. Osilator adalah suatu rangkaian elektonik yang dapat menghasilkan keluaran berupa sinyal listrik yang mempunyai bentuk seperti gelombang.

Sebelum saya mulai membahas, tolong disimak artikel ini tentang pengertian osilator dengan baik-baik ya teman-teman, supaya Anda bisa memahaminya.

Pengertian Osilator

Pengertian Osilator

Osilator adalah rangkaian elektronika yang berfungsi untuk membangkitkan sejumlah getaran atau sinyal listrik dengan amplitudo yang konstan secara periodik. Bentuk gelombang sinyal yang dapat dihasilkan oleh osilator sendiri cukup beragam, bisa berupa Gelombang Sinus (Sinusoide Wave), Gelombang Kotak (Square Wave) hingga berbentuk Gelombang Gigi Gergaji (Saw Tooth Wave).

Pada dasarnya juga buat menghasilkan sinyal listrik yang periodik dengan amplitudo konstan, rangkaian osilator yang akan mengkonversi sinyal arus searah atau DC dari pencatu daya (power supply) menjadi sinyal arus bolak-balik atau AC.

Nah, secara sedarhana rangkaian osilator tidak lain adalah  penguat yang dilengkapi dengan umpan balik positif atau regeneratif dimana sebagian dari sinyal keluaran akan dialirkan kembali ke input.

Bagian penguat ini pada osilator menggunakan komponen penguat aktif seperti transistor atau Op-Amp dan sinyal dalam fase umpan balik mempertahankan osilasi dengan mengganti kerugian di sirkuit.

Fungsi Osilator

Fungsi Osilator adalah sebagian pembangkit gelombang dimana keluaran yang didapatkan tersebut bisa dibangkitkan dengan sebuah rangkaian. Selain itu juga, fungsi dari osilator yaitu ketika sebuah gelombang pembawa itu harus digeser frekuensinya ke frekuensi yang lain.

Adapaun syarat penting bagi sebuah osilator adalah penstabilan, dalam arti frekuensinya tidak dapat mudah berubah. Akan tetapi pada prateknya justru juga lebih banyak yang dibutuhkan osilator yang frekuensinya mudah untuk diubah-ubah secara variabel, dalam 2 kondisi ini juga terlihat saling bertentangan. Arti stabil disini juga frekuensinya harus tetap alias tidak berubah-ubah, tapi di sisi lain frekuensi ini harus mudah diubah-ubah.

Prinsip Kerja Osilator

Prinsip Kerja Osilator

Suatu rangkaian Osicilator yang sederhana juga mempunyai dua bagian utama, yaitu penguat atau Amplifier dan suatu umpan balik atau feedback. Pada dasarnya juga, sebuah osilator membutuhkan sinyal kecil yang berasal dari sebuah penguat itu sendiri.

Osilasi ini akan terjadi, apabila Amplifier ditambahkan suatu arus lisrik untuk menghasilkan sinyal kecil. Sinyal kecil ini juga yang akan menjadi umpan balik ke Amplifier, sehingga apabila keluaran Amplifier sama dengan fasa dari sinyal umpah balik itu, maka terjadilah osilalsi.

Penggolongan Osilator

 

Penggolangan osilator umumnya juga dapat dilakukan berdasarkan karakteristik frekuensi keluaran yang telah dihasilkan. Adapun juga penggolongan osilator tersebut seperti contoh dibawah ini:

  • Osilator Frekuensi Rendah (Low Frequency Oscilator) adalah osilator yang biasa digunakan untuk membangkitkan frekuensi rendah dibawah 20Hz.
  • Audio Oscillator (osilator audio) adalah osilator yang biasa digunakan untuk membangkitkan frekuensi audio mulai dari 16Hz sampai 20kHz.
  • Osilator Frequency Radio (radio oscillator) adalah osilator yang biasa digunakan untuk membangkitkan frekuensi radio mulai dari 100kHz hingga 100Ghz.

Dasar Teori Rangkaian Osilator

Osilator juga bisa dibangun dengan menerapakan beberapa teknik dasar berikut, seperti contoh dibawah ini:

  • Dengan menggunakan umpan balik positif pada penguat. Umpan balik positif ini akan mengeluarkan desah internal yang ada pada penguat. Apabila keluar penguat sefasa dengan masuknya, maka osilasi bisa terjadi.
  • Dengan menggunakan komponen-komponen yang menunjukkan karateristik resistansi negatif dan umumnya menggunakan UJT dan diode terobosan.

Jenis-Jenis Osilator

Jenis-Jenis Osilator

Ada beberapa jenis osilator yang wajib Anda ketahui, seperti contoh dibawah ini:

  • Osilator Armstrong
  • Osilator Kristal
  • Hartley
  • Pergesara Fasa RC
  • Colpitts
  • Cros-Coupled
  • Dynatron
  • Meissner
  • Optoelektronik
  • Pergesaran Fasa
  • Jembatan Wien
  • Robinson
  • Osilator Royer
  • Osilator Pierce
  • Tri-Tet

Aplikasi Osilator

Pada umumnya osilator terdiri dari berbagai jenis dan nama yang berbeda yang terdapat di pasaran mulai seperti osilator amstrong, osilator kristal, osilator harmonik, osilator clapp, osilator colpitts dan masih banyak nama-nama dari jenis osilator yang lainnya.

Penutup

Demikian pembahasan kali ini, semoga artikel saya ini bisa bermanfaat untuk Anda yang telah membaca hingga akhir. Sekian dan Terimakasih, jangan lupa di share ke teman-teman Anda, terus mampir di website masqoqo.com.

Mas Qo'qo' Tersenyumlah ketika direndahkan.

Pengertian Op-Amp

Mas Qo'qo'
1 min read

Pengertian Sensor Sentuh

Mas Qo'qo'
3 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.