Mas Qo'qo' Tersenyumlah ketika direndahkan.

Pengertian Memori Semikonduktor

4 min read

Macam-Macam Memori Semikonduktor

Halo teman-teman semua, kali ini masqoqo.com ingin mengulas sedikit ilmu pengertian memori semikonduktor. Memori merupakan komponen atau laptop yang sangat berfungsi untuk media penyimpanan data.

Nah, perangkat hardware ini mengolah data dan instruksi, semakin besar memori maka semakin banyak juga data maupun instruksi yang bisa diolah.

Data yang disimpan dalam sebuah memori yang bersifat sementara ini, dikarenakan data yang disimpan di dalamnya akan tersimpan selama komputer tersebut masih di aliri daya.

Ketika komputer itu sudah di reset ataupun dimatikan, data yang disimpan dalam memori akan hilang.

Pengertian Memori Semikonduktor

Pengertian Memori Semikonduktor
rodablog.com

Memori Semikonduktor ini merupakan perangkat penyimpanan data-data elektronik yang terbuat dari bahan semikonduktor. Memori Semikonduktor ada komponen-komponen penting dalam perkembangan perangkat-perangkat elektronik saat ini.

Nah, pada umumnya juga sering digunakan sebagai memori komputer, USB drive, memori pada Smartphone dan bahkan di televisi-televisi pintar (Smart TV) dan Jam tangan pintar (Smart Watch). Memori Semikonduktor ini pada umumnya berbentuk IC (Intragrated Circuit).

Kebanyakan Memori Semikonduktor mempunyai sifat Random Access (akses acak) yang datanya dapat diakses dalam waktu yang tepat namun tidak memperdulikan lokasi letak data tersebut dalam memori.

Dengan adanya sifat akses acak ini atau Random Acces, Memori Semikonduktor ini dapat lebih efisien dalam mengakses data baik dalam penyimpanan maupun pencarian data. Hal ini dikarenakan sangat berbeda dengan perangkat memori yang bersifat Memori Urut seperti Compack Disk (CD) dan Tape Magnetik.

Memori ini hanya untuk dapat mengakses data secara berurutan karena batasan gerakan mekanikal dari media penyimpanannya yang mengharuskan pengaksesan data secara berurutan. Dengan demikian waktu akses perangkat memori urut ini menjadi lebih lama dari memori semikonduktor yang mempunyai sifat Random Access ini.

Nah, secara umumnya waktu akses satu byte pada Memori Semikonduktor merupakan dalam hitungan beberapa nanodetik sedangkan waktu akses satu byte pada Hard disk adalah kisaran milidetik. Oleh karena itu juga memori semikonduktor sering dipakai sebagai Memori Utama (Primary Storage) pada komputer.

Didalam sebuah Chip Memori Semikonduktor ini, setiap Bit data biner disimpan dalam sirkuit kecil yang dinamakan dengan Sel Memori. Sel Memori ini juga terdiri dari satu hingga beberapa Transistor.

Nah, sel-sel Memori 1 bit dikelompokkan dalam satuan kecil yang disebut dengan “Kata” yang dapat diakses bersama-sama sebagai alamat memori tunggal. Memori yang bisa dihasilkan buat kepanjangan Kata yakni berdasarkan kelipatan 2 seperti 1, 2, 4 dan 8 bit.

Macam-Macam Memori Semikonduktor

Memori semikonduktor ini dapat dibagi menjadi 2 jenis, yaitu memori baca atau tulis dan memori baca saja. Berikut ini adalah penjelasan dari masing-masing jenis memori semikonduktor sebagaimana berikut pembahasan dibawah ini:

RAM (Random Access Memory)

RAM merupakan jenis memori yang bisa dipakai buat membaca dan menulis yang disusun secara acak (dalam urutan apapun). Pengaplikasian memori jenis ini yaitu seperti prosesor memori data, komputer atau variabel yang disimpan secara acak.

Pada memori data ini yang bisa dibaca secara beberapa kali, tetapi data akan hilang ketika memori ini tidak dialiri oleh aluran listrik. Memori ini juga bisa disebut sebagai memori utama yang mempunyai tugas buat menyediakan tempat bagi CPU untuk mengolah data.

Memori ini juga mempunyai tujuan untuk melakukan pengolahan proses data yang dieksekusi, data yang yang dimaksud yaitu data sementara yang sedang diproses oleh CPU. Oleh karena itu juga, memori ini tidak menyimpan data secara permanen.

EDORAM (Extende Data Out Random Acces Memory)

Jenis ini mempunyai slot memori sebanyak 72 pin dan cocok dipasang pada komputer berbagai pentium.

DDR SDRAM

Jenis ini juga merupakan pengembangan dari SDRAM. Memori jenis ini juga dibuat dengan beberapa versi yakni DDR1, 2, 3,4 dan DDR5 dan juga dibuat versi lain buat kebutuhan memori graphic card seperti graphical DDR (GDDR).

RDRAM (Rambus Dynamic Random Access Memory)

Untuk jenis ini biasa juga digunakan pada perangkat komputer gaming dan juga mempunyai jalur data sempit yaitu 8 bit. Kecepatan memori ini lebih tinggi meskipun mempunyai kekuatan 16 hingga 32 bit bit.

Nah, memori ini juga membutuhkan slot kekuatan yang mahal dan menjadikannya gagal bertarung dengan jenis lainnya dipasaran.

SDRAM (Sychronous Dynamic Random Access Memory)

Jenis ini juga mulai digunakan sebagai memori sejak tahun 1996 sampai tahun 2003. Memori ini juga memiliki dua lubang yang berada pada bagian pin dan digunakan sebagai penanda pin memori agar tidak terbalik waktu pemasangan. Kecepatan memori ini antara 100 sampai 133 Mhz.

DRAM (Dynamic Random Access Memory)

RAM jenis ini juga mempunyai kepadatan penyimpanan data yang cukup tinggi. Frekuensi yang terdapat pada memori inipun juga bervariasi dari 4,7 Mhz sampai dengan 40 Mhz, juga dapat diakses secara random dan merupakan standar penggunaan RAM skala lebih lanjut.

SRAM (Static Random Acess Memory)

Kata static dalam jenis ini menunjukkan bahwa dapat memegang isi selama dialiri listrik. RAM jenis ini juga tidak diperlukan untuk melakukan disegarkan (refreshed) secara priodik.

Nah, hal tersebut dikarenakan jenis ini didesain dengan menggunakan transistor tanpa menggunakan kapasitor. SRAM ini juga memiliki kecepatan dengan kapasitas 500 Mhz.

ROM (Read Only Memory)

ROM adalah memory dari keluarga ROM yang pertamakali ditemukan. ROM ini diciptakan dengan isi data yang sama sekali tidak bisa dirubah, keuntungannya juga tidak akan mengalami perubahan meski arus listrik mati, terkana virus, dll.

Nah,ROM ini biasanya juga ditanamkan untuk aplikasi yang bersifat dan konstan, misal ROM untuk mesin kalkulator, nda ringtone piano, dll.

Kekurangan ROM yaitu tidak fleksibel, tidak bisa diubah dan tidak cocok untuk kepentingan R&D (research & development) yang mengharuskan data terus diubah-ubah. Maka diciptakanlam PROM (Programmable Read Only Memory).

Flash Memory

Flash Memory merupakan memory ROM yang bisa menggunakan kilatan cahaya untuk melakukan operasi baca tulis. Memory flash saat ini juga disebut NAND flash, menggunakan mekanisme gerbang logika NANDuntuk melakukan operasi baca tulis.

Nah, penggunaan flash memory ini juga mereduksi ukuran ROM, akses kecepatan penulisan dan hapus data dengan sangat cepat dan yang paling penting membutuhkan konsumsi yang sangat kecil. Jenis flash disk, memory card (microSD, M2, MMC, dll) merupakan contoh Flash memory.

EEPROM (Electrically Erasable Programmable Read Only Memory)

EEPROM ini adalah tipe ROM yang dapat ditulis ulang menggunakan media elektrik, tidak lago menggunakan ultraviolet buat mereset datanya. Memory ini juga dinamakan memory Re-Writable, SD-RW merupakan contoh jenis EEPROM.

Mesin-mesin mikrokontroller ini menggunakan EEPROM buat menyimpan konfigurasi program dan data yang bersifat permanen, BIOS juga menggunakan jenis memory ini.

Nah, Electrical Alterable PROM (EAPROM/EAROM) merupakan jenis EEPROM yang penulisannya hanya bisa 1 bit dalam waktu 1 menit, dikarenakan sifatnya yang lambat. EAPROM digunakan sebagai memory yang jarang / sesekali diubah.

EPROM (Erasable Programmable Read Only Memory)

Erasable Programmable Rom ini adalah pengembangan ROM untuk menjawab PROM. EPROM ini juga diciptakan dapat dihapus dengan menggunakan bantuan sinar Ultra Violet (disebut UV-PROM). Ultraviolet ini dapat digunakan untuk menyinari EPROM selama beberapa waktu guna mereset is dalam EPROM.

UVPROM ini diciptakan dengan sebuah lubang transparan di tengah chipnya untuk memasukkan cahaya ultraviolet. Memory ini juga banyak digunakan buat mesin gameboy. Dimana chipset utama ini juga dilindungi semacam gel berwarna gelap. Untuk melindunginya juga dari cahaya ultraviolet yang mungkin mengenainya.

PROM (Programmable Read Only Memory)

Jika ROM ini dibuat dengan data yang sudah fix, maka PROM diciptakan berupa chip yang kosong dan dapat diisi dengan cara menembakkan tegangan tinggi ke dalam ROM buat mengubah susunan semikonduktor di dalamnnya.

Berita buruknya PROM ini hanya bisa ditulis 1x. CD-R termasuk dalam jenis memory PROM karena hanya bisa ditulis 1 x.

Kelebihan dan Kekurangan Memori Semikonduktor

Kelebihan Memori sebagaimana contoh dibawah ini:

  • Bentuk, kapasitas, jenis dan ukuran beragam sesuai yang kita butuhkan.
  • Ukuran memori yang kecil dapat menampung data yang sangat besar sesuai kapasitas memori.
  • Memori seperti flashdisk mudah dibawah kemana-mana.
  • Membuat penyimpanan data tidak memerlukan banyak tempat.
  • Dapat menyimpan data dengan mudah dan praktis.

Kekurangan Memori Sebagaimana contoh dibawah ini:

  • Data dapat hilang bila memori rusak atau terkena virus dan sebagainya.
  • Memori dipakai hanya oleh golongan tertentu saja. Kurangnya sosialisasi penggunaan memori sehingga sulit untuk digunakan oleh orang awam.
  • Harga memori ini terlalu mahal menurut golongan masyarakat menengah kebawah.

Penutupan

Demikian pembahasan kali ini, semoga artikel masqoqo.com ini bisa bermanfaat untuk teman-teman semua yang sudah membacanya hingga akhir pembahasan ini. Cukup sekian dan Terimakasih, jangan lupa di share ke teman-teman Anda ya hehehe.

Mas Qo'qo' Tersenyumlah ketika direndahkan.

Pengertian Op-Amp

Mas Qo'qo'
1 min read

Pengertian Sensor Sentuh

Mas Qo'qo'
3 min read

Cara Mengukur SCR

Mas Qo'qo'
1 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.