Mas Qo'qo' Tersenyumlah ketika direndahkan.

Pengertian DIAC

2 min read

pengertian DIAC

Halo teman-teman kali ini kami masqoqo.com akan membahas pengertian diode alternating current atau bisa juga disingkat DIAC.

Nah, DIAC biasanya digunakan sebagai pembantu untuk memicu TRIAC dalam rangkaian AC Switch. DIAC juga sering digunakan dalam berbagai rangkaian seperti rangkaian lampu dimmer (peredup) dan rangkaian starter untuk lampu neon (florescent lamps).

Jangan lupa disimak dengan baik ya teman-teman, supaya anda semua paham dengan pengertian DIAC ini.

Pengertian DIAC

Pengertian DIAC

DIAC adalah komponen aktif elektronika yang memiliki dua terminal dan bisa menghantarkan arus listrik dari arah jika tegangan melampui batas breakover-nya.

Nah, DIAC ini merupakan anggota keluar Thyristor namun berbeda dengan Thyristor pada umum-nya yang cuman bisa menghantarkan listrik dari satu arah.

DIAC juga memiliki fungsi yang dapat menghantarkan arus listrik dari kedua arahnya atau biasanya juga disebut dengan ‘”Bidirectional Thyristor“.

Cara Kerja DIAC

Cara Kerja DIAC
https://www.offapedia.com/

Sepertinya yang DIAC merupakan komponen yang dapat menghantarkan arus listrik dari dua arah jika dapat diberikan tegangan yang melebihi Breakover-nya.

Pada prinsipnya, DIAC juga mempunyai cara kerja yang mirip dengan 2 Dioda yang dipasang paralel berlawanan.

Apabila tegangan yang memiliki polaritas diberikan di DIAC, dioda yang disebelah kiri akan menghantarkan arus listrik jika tegangan positif yang diberikan melebihi tegangan breakover DIAC.

Nah, sebaliknya juga DIAC diberikan tegangan positif yang melebih tegangan breakover DIAC dari arah yang berlawanan maka dioda sebelah kanan akan menghantarkan arus listrik.

Sesudah itu DIAC dijadikan ke kondisi “ON” dengan menggunakan tegangan positif ataupun juga negatif, DIAC akan terus menghantarkan arus listrik hingga tegangannya dikurangi sampai 0 (Nol) atau hubungan pemberian listrik diputuskan.

Simbol dan Struktur Dasar DIAC

simbol DIAC
https://teknikelektronika.com/

Melihat dari segi strukturnya, DIAC terdiri dari 3 lapis semikonduktor yang hampir sama dengan sebuah Transistor PNP. Berbeda dengan Transistor PNP yang lapisan N-nya dibuat dengan tipis supaya elektron mudah melewati lapisan N ini.

Lapisan N pada DIAC dibuat cukup tebal agar elektron lebih sulit untuk menembusnya, kecuali tegangan yang diberikan ke DIAC tersebut melebihi batas Breakover yang ditentukannya.

Nah, dengan memberikan tegangan yang sudah melebihi batas Breakover DIAC akan dapat dengan mudah menghantarkan arus listrik dari arah yang bersangkutan. Ke 2 Terminal DIAC biasanya dilambangkan dengan A1 (anoda 1) dan A2 (anoda 2) atau MT1 (Main Terminal 1) dan MT2 (Main Terminal 2).

Baca Juga : Pengertian TRIAC

Penerapan Komponen DIAC

Biasanya juga penerapan DIAC disatukan secara seri dengan komponen RIAC, akibat dari perbedaan kedua bagian perangkat DIAC akhirnya dipakai bersamaan dengan RIAC membuat komponen menyala secara simetris.

Nah, perangkat yang simetris menyala dan menghasilkan harmonik yaitu kemauan prinsip kemauan dari DIAC dan RIAC. Karena setiap komponen tidak di inginkan untuk memiliki tingkat harmonik yang lebih tinggi dalam sebuah sistem tenaga listrik.

Sebagaimana berikut beberapa aplikasi utama penggunaan DIAC seperti contoh dibawah ini:

  1. Dipakai dalam rangkaian lampu dimmer.
  2. Digunakan dalam rangkaian kontrol panas.
  3. Buat mengontrol kecepatan motor universal.

Fungsi DIAC dan Cara Mengukurnya

Bukan hal baru ketika Anda ingin membahas lengkap mengenai komponen DIAC, karena pada peruntukannya komponen ini memiliki penting dalam sebuah rangkaian elektronika.

Nah, pada kondisi tertentu, DIAC berfungsi sebagai saklar otomatis yang terus menghantarkan ketika diberikan tegangan positif pada batas tertentu dan akan otomatis memutuskan tegangan apabila tegangan yang diberikan terus dikurangi hingga mencapai titik nol.

Kontruksi DIAC ini semacam 2 buah dioda yang disambung paralel namun saling berlawanan arah polaritasnya, sehingga DIAC akan tetap menghantarkan arus listrik dari dua arah apabila dikasih tegangan yang melebihi batas breakover-nya.

Mengukur DIAC

Melihat pengukuran secara fisik memang akan sulit menentukan apakah DIAC rusak/tidak, karena sepintas kalau Anda ukur memakai multimeter pada posisi ohm maka akan nampak saja ketika dibolak-balik polaritasnya.

Mengukur dalam posisi DIAC dialiri tegangan akan lebih mudah dipahami, karena ketika DIAC rusak maka tegangan tidak akan bekerja sepeti ketika DIAC normal. Hal ini tentu diperlukan ketelitian dan memahami karakteristik serta cara kerja DIAC secara mendalam sehingga dapat membedakan ketika komponen tersebut mengalami kerusakan.

Penutupan

Semoga artikel saya ini bermafaat bagi Anda yang sudah membacanya hingga akhir pembahasan, sekian dan terimakasih. Jangan lupa di share ke teman-teman Anda ya hehehe, terus berkunjung di website Masqoqo.com :).

Mas Qo'qo' Tersenyumlah ketika direndahkan.

Pengertian Op-Amp

Mas Qo'qo'
1 min read

Pengertian Sensor Sentuh

Mas Qo'qo'
3 min read

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.